Sources: Google image

SEWA MOBIL DI JEPANG

Sources: Google image
Sources: Google image

 

Transportasi di jepang sudah sangat maju, dimana-mana ada train, bus, dan metro(subway).  Harga tiket utk dalam kota realtif murah. Contoh keliling Tokyo, Yamanote Line dr Shinjuku ke Shibuya 160 yen atau kurang lebih Rp 20 ribu.

Utk keluar kota spt Nikko, Nagano, Fuji itupun jaringan transportasinya sangat baik.

Train pun datang dengan jadwal yang sangat tepat, kalaupun kita gak ngerti huruf kanji, asalkan kamu tahu jadwal jam berapa train kamu harus tiba, informasi itu sudah cukup untuk menemukan train yang kamu cari.

Ditambah lagi belakangan ini di setiap gerbong sudah ada screen (TV kecil ) dengan bahasa Jepang dan Inggris, di setiap perhentian, screen akan menunjukkan nama station tersebut.

Pilihan tiket pun banyak ragam, kita bisa beli berbagai macam PASS. Mulai dari JR PASS yang dapat digunakan di hampir seluruh Jepang, dan juga ada PASS yang hanya dapat digunakan untuk area tertentu seperti JR PASS EAST, JR PASS HOKKAIDO, dan lainnya. PASS ini cocok untuk turis yang wisata ke jepang.

Belum lama ini diperkenalkan PASS baru yang bernama JR TOKYO WIDE PASS dan JR PASS EAST (NAGANO NIIGATA), keduanya merupakan pilihan yang menarik saat wisata ke jepang.

source : google image
source : google image

 

 

 

 

 

 

 

 

Nah lantas kenapa hrs sewa mobil?

Kalau menurut saya sih sewa mobil ada kelebihannya, contohnya:

  1. Ada beberapa obyek wisata yang letaknya agak jauh dari kota besar, contohnya NIKKO natural heritage, Yamanouchi Monkey Forest, Hakone Fuji. Obyek wisata tersebut hanya dapat dicapai dengan bus. Bus di daerah terpencil (lokal) tersebut umumnya tidak dicover oleh JR pass, jadi kita harus membeli tambahan PASS untuk daerah tersebut. Harganya seringkali tidak murah:)
  2. Bagasi, menyeret bagasi kemana-mana gak nyaman, belum tentu bagasi bisa dititipkan di loker yang tersedia di station. Karena jumlah loker di station kecil sangat terbatas.
  3. Keuntungan lain dengan mobil adalah Flexibilitas, kita bisa stop di obyek-obyek wisata yang agak tersembunyi. Kita lewat, lihat bagus, stop dan nongkrong.
  4. Ngirit.com , kalau dihitung-hitung sewa mobil relative lebih murah dibanding beli JR PASS, apalagi kalau kita bepergian dengan  4 atau 5 orang.  Untuk perjalanan 7 hari misalnya, sewa mobil sekitar 58,000 yen, sedangkan JR PASS untuk 4 orang saja sudah 155,520 yen !!

Karena alasan itulah (Terutama no. 4) saya coba sewa mobil buat wisata ke Jepang, banyak pilihan web yang menawarkan jasa sewa mobil dengan harga yang cukup reasonable !

Setelah browsing sana sini, persyaratan untuk mengemudi di Jepang adalah punya SIM International. 

Browsing lagi … “Cara Bikin SIM International” ketemu deh web kepolisian, wah ternyata gampang, biaya Rp 250,000 dan hanya dalam waktu 15 menit jadi. Siippp:)

Berangkat bikin SIM International, dan benar, gak pake lama, sim udah jadi, cakep dah !!

Sesampai di rumah browsin lagi untuk sewa mobil online, … masukkin tanggal sewa, isi form hmmm koq ga ada pilihan “INDONESIA” ya untuk  asal negara??  Mungkin lupa kali yah masukkin nama Indonesia ?

Terus setelah diperhatikan kok ada tulisan ini yah?

 

Please check now. You are able to drive in Japan if it is issued based on Geneva Convention in 1949,NOT Vienna Convention in 1968.
Please check now. You are able to drive in Japan if it is issued based on Geneva Convention in 1949,NOT Vienna Convention in 1968.

Whattt…???

 

wisata jepang 3

 

 

 

 

Browsing lagi cari negara yang terdaftar dalam Geneva Convention 1949….

Dan ternyata sodara-sodara, rupanya SIM INTERNATIONAL INDONESIA  TIDAK DIAKUI DI JEPANG , Indonesia mengikuti konvensi Vienna tahun 1968.

Atau dengan kata lain “Kita enggak bisa sewa mobil dan nyetir di Jepang !!”  :(

Semoga ini jadi pelajaran bermanfaat bagi yang mau coba nyetir di Jepang, dan mudah-mudahan yah siapa tahu ada dari kementrian Jepang atau Indonesia yang baca ini blog dan berbaik hati mau merubah peraturan tersebut. Demi peningkatan turis di kedua belah negara hahaha…..

 

 

 

 

Lost in the jungle

Tersesat Saat Berpetualang

 


Blog kali ini agak berbeda, ceritanya bukan soal Jepang. Sorry ya nyimpang dikit, intermezzo deh hehehe. Tapi masih berhubungan kok buat kamu-kamu yang emank hobby jalan-jalan dan adventure.
Selain ke Jepang, hobby saya yang lain adalah naik gunung. Meski umur emang udah seangkatan ama AADC 2 , tapi dengkul masih kuat ya lanjut deh. Udah beberapa gunung seperti Lawu, Merbabu, Sumbing, Sindoro, Rinjani, Semeru dan baru aja minggu lalu bermain lebih ke Timur Indonesia, yaitu Tambora.

Seru banget perjalanan ke Tambora, nyetir dari Lombok nyebrang di Pelabuhan Kayangan menuju ke Pototano di Sumbawa. Oh ya kalau yang belum tahu, Tambora ada di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Langit biru menghiasi perjalanan, beda deh ama langit di Jakarta yang biru dihiasi kelabu polusi hehehehe. Jalanan di pulau Sumbawa ini udah bagus, aspal hotmix, sepertinya tekad pemerintahan Jokowi untuk membangun Indonesia bagian Timur memang sudah terlihat buktinya.

Hanya uniknya kalau Jakarta dihiasi dengan kemacetan, karena mobil, sepeda motor, bajaj, asongan, busway ada dimana-mana, kalau Sumbawa sepanjang jalan kita akan disapa oleh Kerbau, Sapi dan Anjing liar. Binatang yang harusnya ada di kandang tersebut berkeliaran dimana saja, dan kapan saja. Mau tengah malam melewati kesunyian jalan (rata-rata ketemu mobil lain setiap 15-20 menit saja) kita pasti dihadang oleh sekawanan sapi atau kerbau yang berjalan beriringan. Heran kok yang punya gak nyariin ya. Ini bukti juga sih kalau yang namanya maling sapi atau kerbau tidak menjadi tren di pulau Sumbawa. Situasi masih sangat aman, dan tentram.

Perjalanan selama kurang lebih 14 jam dari Lombok menuju basecamp Tambora, Desa Pancasila di daerah Calabai sangat mengasyikkan, pemandangan sepanjang jalan dihiasi laut dan pantai yang tenang. Dengan pemandangan yang magical di pagi dan sore hari.

Wah saya jadi lupa sebenernya mau cerita apa nih. (more of the story)

Giant Buddha Kamakura

Giant Buddha : KAMAKURA

Ini salah satu tempat yang sangat menarik dikunjungi saat kita berkunjung ke Tokyo. Lokasi tidak jauh dari Tokyo, kurang lebih 1 jam. Dari Tokyo naik train JR Yokosuka Line sampai Shinagawa Station (920 Yen) http://www.japan-guide.com/e/e3115.html

Giant Buddha Kamakura
Giant Buddha Kamakura

Daerah ini memang memiliki beberapa kuil yang sangat cantik, dan yang paling unik  dan perlu dikunjungi adalah The Great Buddha of Kamakura (Kamakura Daibutsu) . Di kelilingi oleh taman dan kuil yang cantik, patung setinggi 13.35 meter dan terbuat dari perunggu yang berwarna biru kehijauan.  Pengunjung bisa masuk ke bagian dalam patung (dari sisi belakang).  Biasanya pada hari tertentu byk orang jepang mengenakan Kimono yang berkunjung ke kuil ini, memberikan warna warni yang sangat kontras.  Masukkin deh ke dalam itinerary kamu.

Enoshima Beach Kamak
Enoshima Beach Kamakura
Enoshima
Enoshima

 

Satu spot yang menarik lagi adalah Enoshima Beach, datang saat sunset kamu bisa dapat matahari yang berwarna kuning keemasan dengan latar belakang Gn Fuji dikejauhan, magical banget deh.

 

 

 

 

Source: http://www.hyperdia.com/en/

10 hal yang perlu diketahui sebelum “nekat” keliling Jepang tanpa tour -part 2

6. PASMO dan SUICA

Pasmo
Pasmo

Apa itu Pasmo atau Suica? Nah kalau mau praktis sebenernya di Jepang tinggal beli ini. Mau naik kereta, naik bis, subway, monorail, Disney Train, atau sekedar mau beli ramen, beli minuman di vending machine, semua tinggal tempelin kartu ini. Jadi fungsinya seperti emoney nya Bank Mandiri, atau Flash nya bank BCA, bisa buat belanja dan bisa dipakai utk semua jenis transportasi di Jepang.

Jadi kamu enggak usah pusing beli tiket di mesin lagi setiap kali mau naik train, cukup tap kartu ini di gate untuk keluar dan masuk Train Station.

Untuk beli kartu ini bisa di setiap station, ada mesin yg bertuliskan Pasmo. Ada beberapa mesin yg memiliki opsi Bahasa Inggris, selanjutnya tinggal ikuti instruksi.

  • Anak berumur 6 sd 12 tahun dapat memperoleh Pasmo  Child (setengah harga). 
  • Untuk mendapatkan pasmo child hubungi petugas yg berdiri di dekat mesin pasmo, dan tunjukkan passpor si anak. Selanjutnya petugas akan memandu untuk membeli  Pasmo di mesin. 

Lantas bedanya Pasmo dan Suica?  Hanya beda perusahaan yang mengeluarkan, fungsinya sih sama.

 

7. Limited/Express Train

Jenis Train yang satu ini agak berbeda, biasa disebut Limited/Express train, atau Scenic Train. Ada berbagai macam, untuk scenic kadang ada yang bagian atapnya terbuat dari kaca, jadi memang bisa melihat pemandangan dengan lebih lapang. Salah satu contoh dari Train ini adalah Odakyu Limited Express Train yang melayani beberapa jalur, yang paling favorite Shinjuku – Hakone dan Shinjuku- Gotemba (Factory outlet).

Tiket train jenis ini bisa dibeli di mesin yang tersedia di area tertentu, biasanya ada tulisannya gede dengan warna yang berbeda. Sayangnya untuk JR Pass umumnya tidak bisa digunakan untuk jenis train seperti ini .

Mau ke Hakone (Fuji) dengan train ini untuk info lengkapnya bisa dilihat

http://www.odakyu.jp/english/romancecar/

 

8. HYPERDIA

Source: http://www.hyperdia.com/en/
Source: http://www.hyperdia.com/en/

Apa sih Hyperdia? Nah yang ini penting banget, sebelum berangkat ke Jepang susun itinerary yang baik. Termasuk di dalamnya naik train atau bus apa saja? Untuk jadwal Train, biaya dan nama stationnya bisa didapat lengkap dari Hyperdia, www.hyperdia.com 

Web ini bisa juga di donlot versi Android maupun IOS nya, meski tidak off line.

Biasanya pertanyaan yang sering muncul apakah lebih murah pakai JR Pass atau beli PASMO dan bayar untuk setiap tripnya? Nah untuk membandingkan mana yang lebih murah coba susun itinerary lengkap dengan harga per trip (infonya dari hyperdia). Contoh kalkulasinya bisa di donlot https://jalansendirijepang.com/2015/12/02/itinerary

Bagaimana dengan Google Maps? Google maps biasa saya gunakan untuk menentukan station, terutama mencari station yang terdekat dengan tujuan kita. Selamat mencoba …!

 

To be continued part 3

 

 

Airport Bus Haneda Tokyo

10 hal yang perlu diketahui sebelum “nekat” keliling Jepang tanpa tour-part 1

  1. JR Pass

Yang paling sering membingungkan dan jadi pertanyaan ya yang satu ini. JR Pass, bisa dibeli dimana? Gimana cara pakainya? Apakah perlu beli JR Pass? JR Pass itu apa ya?

Mitos selama ini adalah anggapan bahwa, kalau mau naik kereta di Jepang ya harus punya JR Pass, banyak yang mengira JR Pass itu “Tiket Kereta”. Jawabannya iya dan tidak, hehehe tambah bingung kan? JR Pass bentuknya seperti selembar tiket, boleh dibilang semacam tiket sakti !!  Kalau kamu punya JR Pass ini kamu bisa naik kereta apapun untuk kemanapun. Demikian pula Bus dan Ferry yang di operasikan oleh perusahaan JR (Japan Rail) bahkan NEX (Narita Express; kereta dari Bandara Narita ke Tokyo) juga dapat menggunakan JR Pass.  Gampangnya sih gitu, jelas yah.

Nah yang sangat perlu diketahui, JR Pass tidak bisa dibeli di Jepang, kamu harus beli di luar jepang. Kalau di Indonesia bisa contact travel/tour agent banyak yang melayani penjualan JR Pass ini.

JR Pass ada macam2 dengan coverage yang berbeda tapi kalau kamu baru pertama kali ke Jepang biasanya rute standar adalah Tokyo-Kyoto-Osaka (PP). Kalau memang begitu rutenya kamu harus beli JR Pass yang full coverage. Yang harganya saya sebut diatas. Masih ada JR Pass lainnya dengan coverage yang lebih kecil spt JR Pass East, JR Pass Hokkaido, JR Pass West, dsb.

Masa berlaku JR Pass berbeda-beda, kamu bisa memilih 7, 14, dan 21 hari. Tentunya harganya berbeda, yang paling murah dan sering dibeli ya JR Pass 7 hari, yang harganya 29,110 Yen (Adult) dan 15,550 Yen (Child) , child disini berumur 6-11 tahun (12 keatas dihitung Adult).

* anak berumur dibawah 6 tahun gratis (jika ditemani pengguna JR Pass), tapi tentunya tidak dapat tempat duduk. 

 

Kalau mau tahu lebih lanjut tentang JR Pass mampir juga ke artikel ini https://jalansendirijepang.com/2013/07/02/jr-pass-japan-rail-pass/

 

 

2.Train dan Metro Tiket (atau dalam bahasa Jepang “kippu”) Train dan Metro

 

Di Jepang ada yang disebut Train, ada yg disebut Metro (subway).

Bedanya sendiri enggak begitu jelas sebenernya, Metro seperti subway (jadi dibawah tanah, menghubungkan beberapa station bawah tanah). Lambang Metro adalah seperti ini:

Tokyo Me

 

 

 

 

 

Sedangkan Train ada kepala lokomotifnya, dan kadang berjalan di bawah tanah kadang diluar. Kurang lebih seperti itulah definisinya hahaha….

Untuk naik train/metro kamu bisa beli tiket di mesin yang terletak di setiap station. Bisa bayar pakai coin, bisa pake uang kertas. Setiap mesin bisa memberikan uang kembalian, jadi kamu enggak usah khawatir.

Tiket yang keluar dari mesin perlu kamu masukkan ke gate masuk, dan kamu simpan karena dibutuhkan saat keluar di station tujuan.

Enaknya di jepang kita enggak usah khawatir soal berapa sih yang harus kita bayar untuk sampai ke station A atau station B. Karena kalaupun salah, saat kamu keluar “gate tidak akan terbuka”.  Kamu enggak usah khawatir, disamping gate biasanya ada “mesin adjustment” kamu tinggal masukkan tiket kamu dan bayar kekurangannya.

 

Untuk informasi lengkap saya ada 3 artikel tentang cara menggunakan train di Jepang;

 

Beli Tiket Train di Jepang – part 1

Beli Tiket Train di Jepang – part 2 

Beli Tiket Train di Jepang – part 3

 

3. SUICA dan PASMO

Pasmo Ticket Machine
Pasmo Ticket Machine

Ini cara yang paling mudah dan nyaman untuk memakai public transport di Jepang, sebenernya SUICA dan PASMO ini mirip dengan yang dipakai di Singapore, biasa disebut “LINK” atau kalau di Hong Kong “OCTOPUS“.  Jadi semacam prepaid card, kamu bisa isi saldo sesuai kemauan kamu, kalau di Indonesia kita bisa pakai EToll Mandiri atau BCA Flash contohnya.

SUICA/PASMO bisa digunakan di seluruh public transport di Jepang, mau pakai Train, Bus, Metro, Monorail apa aja deh. Enaknya juga bisa dipakai di vending machine, ini berguna banget buat yang udah kebanyakkan uang receh (di Indo gak bisa dituker di money changer Bro and Sis

Keuntungan lainnya, kamu bisa masuk gate dengan lebih cepat, enggak usah antri beli tiket di mesin, dan juga yang paling enak adalah kamu enggak perlu lagi mengira-ngira biaya dari station A ke station B. Tinggal tempel kartunya di Gate, lewat deh, praktis bin ajib..hahaha

SUICA/PASMO bisa dibeli di mesin yang ada di setiap station, khusus untuk anak dibawah 12 tahun kamu bisa beli PASMO/SUICA buat anak-anak yang setiap kali di tempel di mesin ratenya cuma 50% dari orang dewasa. Untuk beli yang anak-anak kamu harus menghubungi petugas yang ada di samping mesin, tunjukkan passport anak-anaknya juga.

 

4 LIMITED/ EXPRESS TRAIN

Ini jenis Train yang agak berbeda di jepang. Express/Limited Train ini kadang membingungkan juga, karena bentuknya sama dengan train lainnya. Pengguna JR Pass akan dibuat bingung juga dengan Train ini. Umumnya JR Pass tidak berlaku untuk Limited/Express Train. Biasanya ciri dari Limited/Express Train adalah setiap pintunya di jaga oleh pramugari. Mereka akan berdiri tidak jauh dari setiap pintu gerbong. Pengguna JR Pass bisa menanyakan langsung ke mereka, apakah JR Pass dapat digunakan atau tidak.

Salah satu contoh Train ini adalah Odakyu Express Train yang menuju ke Hakone. Train ini melayani perjalanan dari Shinjuku ke Hakone, untuk info lebih lanjut bisa dilihat di https://jalansendirijepang.com/2012/06/27/osaka-kyoto-hakone-tokyo/

 

5. AIRPORT LIMOUSINE

Airport Bus Haneda Tokyo
Airport Bus Haneda Tokyo

Namanya sih Airport Limousine, yang kebayang pasti Limousine yang panjang dan mewah. Tapi ini sebenernya sih Bus, entah kenapa jadi disebut seperti itu, kayaknya sih cuma lebay doang hahaha.

Bus ini praktis untuk mereka yang baru sampai di Airport dan perlu menuju hotel dengan barang bawaan koper yang besar-besar. Bus melewati bandara Narita dan Haneda, demikian juga bus yang sama tersedia di Kansai airport. Tiket bisa dibeli di counter di Bandara, kalau di Haneda tepat di pintu keluar imigrasi. Kalau di Narita harus berjalan sedikit keluar menuju ke perhentian bus.  Tiket bisa juga dibeli di mesin dekat pemberhentian bus tersebut. Bus melayani berbagai rute dan berhenti di beberapa hotel di Tokyo dan Osaka.  Kalau mau praktis ya nginap di salah satu hotel tempat bus berhenti, atau paling tidak hotel yang dekat dengan perhentian tersebut.

Info lebih lanjut bisa di lihat di https://www.limousinebus.co.jp/en/

 

To be continued part 2 … 

Ticket shinkansen

Itinerary

Sebenernya di Blog ini banyak yang melampirkan itinerary yang bagus-bagus di dalam comment mereka. Bisa dipelajari dan dijadiin bahan inspirasi saat mau nyusun rute perjalanan di Jepang. Contohnya adalah yang satu ini:

   SAMPLE ITINERARY

   COST OF TRANSPORTATION

   JR PASS vs TIKET BIASA

 

 

Source: Google

Gadget Overdose : buat yang gak bisa hidup tanpa sosmed dan internet

Source: Google

 

 

 

 

 

 

Nah yang satu ini emank kebutuhan primer nih selain makan, minum dan kebutuhan ke WC hehehe

Kebutuhan untuk tetap eksis setiap saat, online 24 jam 7 hari seminggu, bisa Whatsapp, BBM, Instagram, Facebook, Path, de el el.

Enggak enak donk kalo dah di luar negri, snap snap photo keren-keren tapi harus nunggu pulang untuk dapet comment atau like di Path, Twitter atau Facebook? Wah dah basi kalo nunggu pulang sih hehehe..

 

Solusinya? Yang jelas agak beda dengan negara lain dimana kita tinggal beli SIM Card lokal dan langsung online, di Jepang semua nomer HP harus terdaftar, dan harus punya permanent address disana.  Jadi alternativenya;

Sources: Google

 

 

 

 

 

 

1. Paket International Roaming dari provider di Indo, bisa XL, 3, atau Telkomsel dan lainnya. Tapi paket belakangan agak mahal dan beberapa provider malah sudah tidak menyediakan layanan ini.

 

2. Sewa Wifi Portable, ini pilihan yang cukup oke banget, Wifi bisa dipakai untuk 10 orang sekaligus, kecepatan internet bisa sampai LTE/4G. Coverage di Jepang sangat mengesankan, mau di subway, tram, dalam gedung tetap on kenceng!

Buat sewa kamu bisa ke http://www.pupuru.com atau www.rentafonejapan.com (bukan iklan loh, kalau ada yg lain silahkan masukkin di comment ya).  Biayanya bervariasi sekitar 500-700 yen per hari, semakin lama kamu sewa semakin murah.  Cara pesannya juga mudah banget, tinggal pesan di web, minta dikirim ke hotel di hari H. Sesampainya kamu disana udah ada di receptionist hotel.  Kemudian untuk balikkinnya tinggal masukkin di kotak post, atau titip saja ke receptionist hotel. Gampang banget kan!!

Portable Wifi

 

 

 

 

3. Docomo NTT Simcard, nah opsi yang ketiga ini suwer saya juga belum pernah coba. Infonya dapet dari salah satu visitor di blog ini, Ms Henny. Kurang lebihnya kita bisa beli Simcard Docomo ini dan tinggal pakai di Jepang, tetapi cuma berlaku 15 hari. Dan kalau infonya memang benar, bahkan simcard ini bisa dibeli di Jakarta! Fantastis kan, tapi harga dan belinya dimana sabar dulu ya. Saya interogasi dulu Ms Henny  :)

 

Oke deh ditunggu comment dan pengalaman temen-temen menyiasati kecanduan internet dan keharusan eksis 24 jam!